Bisa jadi suatu saat pasangan Anda mengalami suatu tekanan berat atau depresi. Dan pasti penyebabnya bisa beragam, misalnya urusan pekerjaan di kantor, yang lebih parah terkena PHK, atau persoalan berat lainnya. Jika pasangan Anda mengalami hal tersebut, tentu saja Anda harus mengantisipasi. Karena dampak keadaan ini yang langsung terkena dan harus mensiasatinya Anda lah orangnya.
Memang, Anda yang pertama kali terkena dampaknya. Namun bukan berarti Anda juga harus ikut bergabung dengan dia (pasangan) turut depresi ria. Anda harus tetap tegar dengan keadaan ini. Anda harus menyelamatkan diri, dengan kekuatan dan ketegaran. Bagaimana pun juga Anda harus selamat dulu, maksudnya agar Anda dapat menolong pasangan. Anda harus membuat hidup Anda lebih bergairah, jika Anda dapat mengekspresikan hal ini, tentu pasangan Anda pun akan terbawa dengan optimisme Anda.
Memang, Anda yang pertama kali terkena dampaknya. Namun bukan berarti Anda juga harus ikut bergabung dengan dia (pasangan) turut depresi ria. Anda harus tetap tegar dengan keadaan ini. Anda harus menyelamatkan diri, dengan kekuatan dan ketegaran. Bagaimana pun juga Anda harus selamat dulu, maksudnya agar Anda dapat menolong pasangan. Anda harus membuat hidup Anda lebih bergairah, jika Anda dapat mengekspresikan hal ini, tentu pasangan Anda pun akan terbawa dengan optimisme Anda.
Pacaran adalah masa penjajagan bagi kedua orang yang terlibat, di masa ini, anda banyak melakukan hal hal yang menyenangkan. Tetapi coba perhatikan lagi gaya pacaran Anda. Apakah anda dan pasangan anda termasuk kategori pasangan seperti perangko. Kadang-kadang berlebihan seperti ingin menunjukkan kepada semua orang. Atau anda termasuk kategori pasangan Tidak Klop, yang salah satu dari anda memperkenalkan pacarnya yang kebetulan tidak disukai oleh orang lain, dan ini seringkali membuat suasana yang tadinya akrab jadi rusak. Atau anda punya gaya pacaran tersendiri. Kalo dalam islam ada istilah Taaruf. Hanya anda yang dapat menilai.
